Ringan di lisan
"Sungguh terlalu...!, seru Fatimah saat melihat bulan purnama bersinar dengan terangnya."Kok sungguh terlalu sih, Fat, bukanya bilang subhanallah!" bantah temannya. Fatimah yang mendapat teguran hanyacengar cengit sambil berlalu.
"Sungguh terlalu". sebuah ungkapan diadopsi dari sebuah acara TV. Ini sering kita dengar diucapkan oleh anak-anak, remaja bahkan orang dewasa. Ungkapan ini telah ikut memperkaya kosa kata percakapan sehari-hari masyarakat Indonesia. Diucapkan di berbagai kesempatan, ketika seseorang terkejut, melihat sesuatu mengagumkan, bahkan saat tertimpa musibah, jatuh misalnya.
Di awali kemunculannya, kita mungkin akan merasa geli atau tertawa jika ada orang yang dengan spontan mengucapkannya. Akan tetapi lama-lama kepopulerannya menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan. Betapa tidak,ungkapan ini ternyata mampu menggantikan posisi ungkapan yang kita sebagai umat islam dianjurkan untuk mengucapkannya. Yaitu berdzikir dan berdoa kepada Allah. Contohnya, ketika melihat keindahan alam yang menakjubkan kita dianjurkan untuk memuji Allah, subhanallah.
"Sungguh terlalu". sebuah ungkapan diadopsi dari sebuah acara TV. Ini sering kita dengar diucapkan oleh anak-anak, remaja bahkan orang dewasa. Ungkapan ini telah ikut memperkaya kosa kata percakapan sehari-hari masyarakat Indonesia. Diucapkan di berbagai kesempatan, ketika seseorang terkejut, melihat sesuatu mengagumkan, bahkan saat tertimpa musibah, jatuh misalnya.
Di awali kemunculannya, kita mungkin akan merasa geli atau tertawa jika ada orang yang dengan spontan mengucapkannya. Akan tetapi lama-lama kepopulerannya menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan. Betapa tidak,ungkapan ini ternyata mampu menggantikan posisi ungkapan yang kita sebagai umat islam dianjurkan untuk mengucapkannya. Yaitu berdzikir dan berdoa kepada Allah. Contohnya, ketika melihat keindahan alam yang menakjubkan kita dianjurkan untuk memuji Allah, subhanallah.
Kata "sungguh terlalu" ini tidak jauh berbeda debgan ungkapan "kasian deh lho", yang juga pernah populer beberapa waktu yang lalu. Yang akhirnya, bila adateman yang tertimpa musibah pun kita ucapkan "kasian deh lho".
Ada yang beralasan, "kan ungkapan seperti itu hanyabersifat sementara saja, toh nanti klo sudah bosan dan tidak musim lagi akan ditinggalkan juga. Memang benar, tapi bagaimana jika di lain waktu muncul istilah yang baru lagi?? Akankah kita mengikutinnya? Bukankah lebih baik bagi kita untuk senantiasa membasahi lisan kita dengan kalimat-kalimat dzikir kepada Allah. Kalimat yang ringan di lisan namun berat di timbangan.




14 25 comments:
ea tuh seharusnya bilamh subhanallah ya gan, makasih atas infonya
bener juga tuh mas, ucapan2 itu suka di lontarkan dengan ucapan sehari2. sdeharus nya apa yang kita lihat itu seharusnya di sukuri, makasih atas infonya
betul sekali, karena kemuliaan seseorang terletak dalam menjaga lisannya,
terimakasih semua artikelnya...memang saya terinspirasi untuk membuat blog yang kedua seperti gaya blog anda, renyah
bener sekali tuh gan , kata-kata itu sering di lontarkan jaman sekarrang, seharus nyaliat ke indahan itu baca subhanallah eh malah bilah SUNGGUH TERLALU
ya memang betul mas,,lisan itu mudah sekali di ucapkan, tp sulit untuk dilaksanakan, bahaya lisan tidak bisa disembuhkan dengan obat apapun,
Sekarang yang laris ya Prikitiew
Lidah bisa membahayakan nyawa :D dah banyak kasusnya
makasih gan infonya ane tunggu kunjungan baliknya
makasi tas info'a...
betul skali...
mantaf...
salam kenal
ok juga...
makasih
saya sepakat, kita memang harus membiasakan untuk mengucapkan hal2 baik, toh itu tdk berat
Cara Membuat Website
setuju gan..sebaik nya kita membasahi lisan kita dengan kalimat-kalimat dzikr kepada allah swt.
haha,, seharusa'a ngucapin subhanallah, ni malah bilang sungguh terlalu,..
lisan bs lbh tajam dr pedang
sekarang memang banyak orang megucapkan kata-kata yang populer di bandingkan dengan kalimat dzikir...
mulai sekarang buanglah kata-kata populer dan ganti dengan kalimat-kalimat dzikir
ok gan...ayo kita buag jauh-jauh kata -kata populer..karena kalimat dzikir itu lebih baik dan tidak susah.
kalimat dzikir itu memang ringan kalo di ucapkan tetapi berat juga kalo di timbang...jadi mulailah mengucapkan kata-kata dzikir dan buang jauh-jauh kata-kata populer.
good post .
sukses trus mbak
ringan lisan berarti suka berbicara ya gan ?
waduhh,,saya bahkan tidk sadr tentang itu,,saya sering sekali mengucapkan hal itu karena spontan aja,,,
tanpa saya sadari saya justru melupakan kata yang seharusnyas aya katakan sebagai muslim...subhanaAllah...
wah mantap artikelnya sob ... niche info dah .... motivasi bgt
sangat bagus sekali ... nice motivation ,.
Post a Comment
Thanks For Comment